Monday, December 12, 2011

seneng?

oke, pelajaran hari ini cuma satu.
"Kesenangan itu bukan cuma ditunggu biar waktunya pas,tapi harus dicari" *titik
dimana feeling lagi gak bagus, ikutin deh maunya kemana, misalnya cari suasana yg santai abis, dan gak terlalu rame, but must be cozy.. contohnya ya kalau saya ke coffee shop, bawa laptop, buku baru, sama satu orang teman yang memang se-spesies sama saya, yang sama-sama datang cuma buat cari tenang dan jangan lupa bawa game kesayangan, dijamin walau cuma 3 jam di cafe kerasa baru aja sejam,
so, kalau lagi stress gak usah mikirin yang lain deh, pikirin aja gimana caranya kita ketemu si kesenangan ringan itu.
so, saya lg bener-bener interested banget sama traveling plan ini, minggu besok udah natal minggu besoknya lagi udah tahun baru, rencananya maua ke bandung, trus langsung tancap ke jogja.. bahahaha, belum dibayangin udah ngences nih! tapi yang pasti ini obat banget buat semester disaster saya.. oke, doakan guys, semoga berjalan lancar! 


wish luck

Sunday, December 11, 2011

unlucky day

Hari ini, dan dua hari diantara hari sebelum hari ini. Rasanya dunia kaya kebalik, haha, tau gak kenapa? Masa iya kerjaan saya gak ada yg bener, selain cerobohnya yg gak pernah absen. oh God.. am I Stupid, stupid girl? selalu konyol hadepin apa-apa.. kapan bisa dewasanya??kapann???
huuft, semester disaster ini memang dasyat bangetan!
ok, dimulai dari chef Sah-Ruk-an, sebenarnya namanya bukan itu, tapi emang mukanya mirip antara perpaduan si rendy saama si bintang bollywood itu, badannya yg tinggi, idungnya yg mancung, dan tampang yg item manis, makin saya kepengen triak-triak kalau ada sahrukan masak depan saya,haha.
dia salah satu dosen saya, di bidang pengolahan makanan, jangan harap deh dapet dia lagi, soalnya saya cicipin masakan sendiri sampe dihukum alpa, ngenes bangetan ini mah! untung cuma gantiin dosen yg ga bisa masuk skali, kalau tiap hari, lama-lama absen saya polos.
dan lengkap sudah kecerobohan saya, yang berhasil memecahkan 13 telur dalam 2 detik, hebattt!!!!
hukuman berjalan sudah...


 continue

pernah?

Pernah gak sih ngerasain kalau kita itu gak pantes buat hal-hal tertentu? misalnya ini gak adil banget, saya gak pantes diginiin. atau mungkin bisa jadi sama kaya yang saya rasain sekarang, 

ngerasa kalau seseorang yang ada dihati kita bener-bener hebat, dan kita kalah hebat? karena cuma bisa nyaksiin atau ngasih tampang nganga, belaga bego dengan segala kebisaannya. 
pantes gak sih aku buat kamu? but I'm truly adored you..
kadang kalau dipikir-pikir, saya ini orang yang susah berdamai sama diri sendiri, musuhan terus, karena gak pernah bisa lakuin sesuatu sampai maksimal.. am I know, who I am inside?
intinya saat ini saya merasa, kalau saya gak pantes untuk orang hebat, bersanding dgn orang yang luar biasa.. karena mungkin saya biasa-biasa saja,. hmm, 

Tuesday, December 6, 2011

after me, baby '3

you're still you...

Through the darkness
I can see your light
And you will always shine
And I can feel your heart in mine
Your face I've memorized
I idolize just you

I look up to
Everything you are
In my eyes you do no wrong
I've loved you for so long
And after all is said and done
You're still you
After all
You're still you

You walk past me
I can feel your pain
Time changes everything
One truth always stays the same
You're still you
After all
You're still you


And in this cruel and lonely world
I found one love
You're still you
After all
You're still you


-honey-

Something Missing

I'm not alone, I wish I was.
Cause then I'd know, I was down because
I couldn't find, a friend around
To love me like, they do right now.
They do right now.

I'm dizzy from the shopping malls
I searched for joy, but I bought it all
It doesn't help the hunger pains
and a thirst I'd have to drown first to ever satiate

Something's missing
And I don't know how to fix it
something's missing
And I don't know what it is
At all

When autumn comes, it doesnt ask.
It just walks in, where it left you last.
And you never know, when it starts
Until there's fog inside the glass around your summer heart:

Something's missing
And I don't know how to fix it
something's missing
And I don't know what it is
At all

I can't be sure that this state of mind, is not of my own design
I wish there was an over the counter test, for loneliness.
For loneliness like this.

Something's missing
And I don't know how to fix it
Something's missing
And I don't know what it is
No I don't know what it is
Something's different
And i don't know what it is
No I don't know what it is

Friends -check- Money -check-
A well slept -check- Opposite sex -check- Guitar -check- Microphone -check-
Messages waiting for me, when i come home-check-

How come everything I think I need, always comes with batteries
What do you think it means

How come everything I think I need, always comes with batteries
What do you think it means

Friday, December 2, 2011

After me, baby '2


Mungkin aku didepanmu hanya seperti ilalang liar, yang tumbuh dimana-dimana dan tak punya pendirian, tapi percayalah aku hidup karena hatiku yang memintanya. Aku pemimpi, yah mungkin terlalu pemimpi, dan kau pasti bosan dengar kata-kata “semangat” dariku. Tapi itulah aku, seorang gadis yang selalu mencoba menjadi periang, meski kegagalan selalu mencoba menjatuhkanku, aku disini sendirian tapi aku tak mau terlihat sendirian dimatamu, aku ingin terlihat kuat didepanmu, terlihat sehat dan tidak kurang suatu apapun. Aku tidak mau kau mengkhawatirkanku.

Love you, Dad...

saya memanggilnya dengan sebutan papah sejak 19 tahun lalu sampai sekarang, sosoknya yang tampan, tinggi, berkulit putih, hidung mancung, rambutnya yang hitam dan sikapnya yang dingin membuat siapapun yang baru mengenalnya merasa bahwa dia sosok yang introvert dan cool. saya adalah sosok penerus beliau, sikap introvert, cuek, pemikir, simple, turun kepada saya, anak pertamanya.
beliau sangat-sangat menginginkan seorang anak lelaki, tapi apa daya saat itu saya yang menjadi anak pertmanya. dibalik passionnya menginginkan anak laki-laki, saya menjadi objeknya, tiba-tiba saja saya terkena alergi bulu atau debu pada saat umur 1tahun. semua boneka dan baju yang berbulu dimusnahkan dari hadapan saya, dan trengg berubah jadi mainan laki-laki yang serba plastic. baju-baju saya bergambarkan power ranger, satria baja hitam, dan saya selalu memakai topi, sama seperti ayah saya. 
di umur 5 tahun, saya sudah biasa main sepak bola, bulutangkis, dan favorit saya waktu itu bermain layang-layang bersama beliau. saya tidak bisa menerbangkannya, tapi beliau benar-benar mengajarkannya, sampai akhirnya saya terjun di komunitas pengejar layang-layang di komplek saya, haha. ketika ada layang-layang yang kalah adu, saya dan teman-teman mngejar layang-layang itu sambil teriak " woiii.. JUNTAIII!!!" awesome banget.
saya berubah menjadi sosok yang sedikit kasar, dan tomboy. *dad, that was because of you ya!
saya tidak mau berteman dengan perempuan, karena bentar-bentar nangis. teman saya saat itu hanya almarhum au(*God blessed you), adiknya ai dan satu lagi tetangga saya chandra.
ketika saya mulai beranjak remaja, saya melihat ada sisi lain didiri saya, saya perempuan tidak pada semestinya. dandanan yang serba cuek, dan berantakan dan papah saya tidak berkomentar apa-apa. ketika saya mulai tahu yang namanya pacaran, saya mengerti kenapa penampilan itu nomor satu, katanya sih malu sama pacar, haha.. tapi seiring berjalannya waktu saya harus tinggalkan penampilan yang berantakan itu menjadi sedikit lebih baik dimasa SMA. *ok dad, i'm not a girl, not a woman yet
Dimasa ini, papah saya berubah saya menjadi sangat pengertian. ketika saya beranjak dewasa, dan saya punya pekerjaan yang bisa menghasilkan lelah dan uang. saya lebih dihargai oleh beliau. Saya selalu berbagi cerita suka dan duka, ketika saya bekerja dan beliau selalu membuat nyaman dan diperhatikan ketika ia memberi banyak masukan dan nasihat yang benar-benar sangat membangun. suatu hari ketika saya ingin membeli tas, dan meminta uang pada ibu saya, ia nyeletuk sengan senyum nakalnya "mau beli tas yang gambar-gambar tengkorak lagi neng?" , spontan saya tertawa, dan ia senyum-senyum sendiri. saya ingat waktu SMP semua aksesoris saya serba tengkorak, haha, i known dad, you've worried about it *pelukk 

ketika saya melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi, beliau sangat ingin saya menjadi mahasiswa pariwisata, sesuai major yang saya ambil sejak SMA. alhasil ia membuat proposal untuk saya menjadi anak asuh aatasanya. disatu sisi saya sedih, karena ia meredam-redam rasa malunya untuk saya, untuk saya bisa kuliah dengan menjadikan saya anak asuh oranglain. tapi saya bangga sama papah.
semester 1 IP saya tinggi 3,85 dan ia sangat bangga dengan hal itu, dan IPK saya ditahun pertama 3,75. semester 3 saya mendapat beasiswa bantuan belajar dari kampus, dan betapa senansegnya beliau mendegar ini semua. saya juga merasa bahagia, bisa buat papah tersenyum.
disini ditempat ini, saya masih terus berjuang untuk papah, maafkan saya pah jika saya masih punya rasa malas, dan kurang bersyukur untuk semua ini. saya masih punya janji, untuk bahagiain beliau. sekarang  saya kangen sama beliau, sama senyum dan caranya tertawanya, tahu kan kalau orang yang dingin jarang senyum dan tertawa? tapi ketika melihatnya senyum sekali saja, rasanya senang tiada tara.

i love you dad


Tuesday, November 29, 2011

After me, baby '1

Kami hanya saling menatap, hanya wajahnya yang bisa mengatasi sesaknya rindu di busung dada , meski masing-masing sibuk dengan dunia mayanya, dan sesekali saling menatap kamera,  bahwa mata kami mengatakan saling rindu wajah ini, wajah riang ini, wajah muram ini, tertawa seperti ini, kapan kita bertemu lagi? 
Tolong beri waktu untuk obati rasa rindu ini, semalam saja, seperti ini saja, meski kami jauh, tapi ini sangat nyaman.
Aku tak mau habiskan malam, aku ingin malam ini tidak berakhir, aku butuh orang ini, temani aku malam ini saja, aku tidak mau sendiri lagi. 
Kemudian waktu melepas bulir-bulir detiknya, menitnya, dan jamnya. Tak pernah terasa habis ia lewat begitu cepatnya. 
"Baby, how much of you is real?"

Strawberry Man

"hei strawberry man? how are you today?"
make me happier than yesterday, bring me to your sweet and sour.. even just one day, and the Good Lord will take you and I away...
 

know me?me know?

Menurutku mungkin memang semua orang adalah 'seniman' , yang wujud dan karyanya berbeda-beda. seperti perkataan Kugy dalam cerita perahu kertasnya, 'berputar menjadi sesuatu yang bukan kita, demi bisa menjadi diri kita lagi'. Mungkin Kugy, Keenan dan saya sama. Mencoba berputar menjadi sesuatu yang orang mau, yang bukan kita, demi menjadi diri kita lagi. Kugy mungkin ingin menjadi penulis dongeng, tetapi itu tidak akan menjamin hidupnya, dan selain anak-anak siapa lagi yang suka dongeng zaman sekarang ini? tapi beruntungnya dia, dia masuk Sastra Indonesia, yang demi meluruskan cita-citanya jadi Tukang Dongeng, hanya terhambat saja karena realitas. Keenan juga, dia lebih bisa dibilang Pelukis, dan jiwanya sudah jatuh disitu, tapi orangtuanya tak setuju jika ia hanya menjadi seniman lukis, yang masa depannya tidak pasti dan ia terpaksa masuk Ekonomi, demi keiinginan Ayahnya. Tak lebih juga dari saya, meskipun saya baru memulai dan saya tak tahu passion saya diarah yang mana? Saya harus mengikuti orangtua saya, dari dulu sampai sekarang saya hanya menikmati penjara ini saja, membuatnya senyaman mungkin, dan menghilangkan jenuhnya. Ini tahun ke empat saya dibidang Kuliner, dan saya merasa tidak ada apa-apanya, dibanding siapapun. Apa ini bukan passion saya? bukan bakat saya? dan bukan jiwa yang Keenan miliki kepada seni lukis? Saya ini samar, semu, dan maya. Saya sendiripun tak tahu apa yang saya punya, what good at? Saya hanya menjalani apapun itu yang ada untuk saya, dan space saya. Meskipun akhirnya saya belum menemukan diri saya, dan saya hanya mencoba mencintai dunia masak-memasak, tapi disatu sisi saya suka membaca dan berpikir rumit. Saya suka fiksi, saya suka filsafat, saya suka buku, saya suka psikology, saya suka budaya, apakah ada hubungan dengan dunia yang saya geluti saat ini? dengan berbagai potongan sayuran, literan kaldu, ratusan guest, dan how to be a great server? Saya mungkin tersesat, tapi saya tidak mau tersesat tanpa berguna. Andai saja ada orang yang bisa mengarahkan dan membaca saya, jujur sayapun tidak bisa tahu saya seperti apa. Saya mungkin butuh psikology, atau advicer? Entahlah saya tidak tahu sampai sekarang saya berada dijiwa siapa dan apa?
Intinya semua manusia berkarya, Dijalan-Nya. Dan saya belum menemukan seni dalam diri saya, jadi kapan saya bisa berkarya seperti mereka???????????